Sunday, April 22, 2018

author photo
poster attack on titan

Attack on Titan atau Shingeki no Kyojin adalah serial manga dan anime yang begitu populer. Namun, bagaimana ketika berbicara mengenai adaptasi live action Attack on Titan? Okelah untuk sebuah adaptasi namun sepertinya tidak begitu sukses. Mayoritas akan mengatakan bahwa film tersebut GAGAL!

Ada beberapa faktor yang menyebabkan live action Attack on Titan danggap gagal. Berikut 5 diantaranya:

1. Perbedaan Sikap Eren

eren masuk ke scouting legion bersama mikasa dan armin

Eren yang notabene adalah tokoh utama anime ini digambarkan sebagai seorang anak yang memiliki semangat juang tinggi dan pantang menyerah. Meskipun dirinya tak memiliki cukup kekuatan, Eren selalu berusaha untuk menjadi orang yang lebih baik lagi ke depannya. Hal ini dibuktikan dengan dirinya yang berhasil masuk ke Scouting Legion.

Namun sifat tersebut tidak akan kamu temukan di Eren versi live action. Dalam film-nya, Eren malah menjadi seorang penakut yang payah dan ceroboh. Dia bahkan tidak percaya dengan keberadaan titan.

Menurut Hajime Isayama sendiri, alasan sifat Eren yang berbeda adalah untuk menyesuaikan dengan dunia nyata karena dianggap Eren yang 'sebenarnya' dianggap tidak logis.

2. Hancurnya Karakter Mikasa

mikasa adalah pasukan wanita terkuat di scouting legion

Dari sekian banyak faktor kegagalan live action Shingeki no Kyojin, mungkin ini adalah yang paling buruk. Meskipun bukan karakter utama, Mikasa merupakan salah satu tokoh penting di SNK. Dalam animenya, Mikasa adalah seorang Yandere yang protective banget sama Eren. Setiap kali Eren dalam bahaya, Mikasa selalu khawatir dan siap menolongnya.

Sungguh sangat mengecewakan saat melihat Mikasa yang berbeda dari aslinya. Kamu akan melihat Mikasa yang tidak peduli dengan Eren, atau mungkin lebih pas disebut 'membenci'. Waduh!

3. Hilangnya Levi

Levi KW

Sama seperti Mikasa, Levi juga bukanlah karakter utama tapidia punya nilai yang tinggi. Keputusan untuk menghilangkan Levi mungkin adalah keputusan yang salah. Akhirnya Levi malah digantikan oleh Shikishima. Di ceritanya, Shikisima ini merupakan prajurit yang kuat. Dia bahkan bisa merebut Mikasa dari Eren.

4. Adegan 18+

hiana menggoda eren

Ada satu adegan dimana Eren terjebak di dalam bangunan bersama seorang wanita. Dan terjadilah adegan yang mungkin bisa dibilang 'konyol'. Bagaimana tidak, si wanita tersebut malah mengajak Eren untuk 'ena-ena'. Bahkan dia sempat membuka kancing bajunya dan meletakkan tangan Eren di dadanya. Padahal saat itu mereka sedang bersembunyi dari serangan titan, lho, hal kecil seperti ini bukannya malah meberi service ke penonton alih-alih malah merusak jalannya cerita.

5. Animasi yang Kurang Natural

mikasa gif

Poin ini memang menjadi perdebatan bahkan sebelum film-nya dirilis. Banyak yang meragukan akan hasil akhir dan animasi yang digunakan dalam film. Seperti kita tahu biasanya Jepang dalam hal CG masih kalah dibandingkan Hollywood. Padahal Attack on Titan memiliki banyak adegan yang cinematic, seperti saat menggunakan 3D Manuver Gear.

Bagaimana menurut kalian sendiri apakah film ini gagal?
Next article Next Post
Previous article Previous Post