“Sebastian, ini perintah….” “Baik, Tuan Muda. Saya hanyalah seorag butler yang hebat.” (I’m one hell of butler, Pelayan dari neraka, red) Pasti kalian tidak asing kan dengan percakapan di atas? Yup.. kalimat andalan Sebastian Michaelis dalam melayani Tuan Muda Ciel Phantomhive. Bagi yang belum mengetahui, komik ini menceritakan kisah seorang bangsawan dan butlernya dalam menyelesaikan kasus di dunia bawah ( dunia gelap, red) atas perintah Ratu Victoria. Dan menariknya, pelayannya merupakan seorang (?) iblis yang mengikat kontrak dengan Ciel di pupil matanya. Oleh karena itu, Ciel selalu menggunakan penutup mata. Dokumen: Yukyka Latar tempat dan waktu dalam komik ini adalah pada masa Victorian age di Inggris. Pengarangnya, Yana Toboso mempelajari berbagai sejarah Inggris, dan dunia pada umumnya untuk membuat kisah parallel di komik ini. Misalnya, kisah Jack the Ripper yang dalam komik ini merupakan kisah alter ego dari Madam Red dan shinigami Butler -nya. Kemudian kisah pen...
Di dalam Bahasa Jepang, ada suatu aturan tak tertulis, dimana akhir nama di jepang biasanya mungkin ditambahkan dengan akhiran kata -Kun, -Chan, -San, -Nee-san, -Dono, -Ni-chan, dan masih banyak akhiran lainnya, tahukah kamu, sebenarnya akhiran akhiran tersebut memiliki maksud yang sama dengan awalan nama di indonesia, sebagai contoh, Mas Aldi, Mbak Silvi, dll, penggunaan akhiran dan awalannya saja yang mungkin berbeda namun memiliki arti yang sama. Di dalam Anime, Sangat Sering nama seseorang ditambahkan dengan akhiran -Kun , -Chan, -San, -Nee-san, -Dono, -Ni-chan, itu hanyalah cara untuk menentukan/mengetahui dimana akhiran tersebut digunakan untuk menunjukan rasa hormat, keakraban/kebersamaan, dengan kata lain akhiran kata tersebut dimaksudkan untuk mengukur rasa hormat dan keakraban orang orang yang sedang berbincang. Ada beberapa Akhiran yang biasanya sering dikatakan, saya akan memberitahukan apa saja akhiran akhiran tersebut secara terperinci. Akhiran Kata -San San (さん?), ...
Rating atau juga dikenal dengan nama sistem peringkat film MPAA adalah kategori pembagian isi dan tema pada film, pada dasarnya tentang penggunaan bahasa, adegan cerita, dan unsur-unsur lainnya yang sesuai dengan tingkat umur penonton. Rating ini bertujuan untuk membantu penonton menentukan jenis film yang sesuai untuk anak-anak, remaja, atau orang dewasa. Rating MPAA terdiri dari: G: General Audiences (Semua umur) Film dengan rating G diperboleh untuk semua umur menontonnya. Film dengan rating G tidak berisikan konten yang dapat menyinggung perasaan orang tua terhadap anak-anak yang menontonnya. Rating G bukan merupakan persetujuan , juga bukan menandakan sebuah film anak-anak . Beberapa cuplikan bahasa dan adegan mungkin ada yang melampaui dari kata sopan, tetapi itu adalah ekspresi sehari-hari biasa. PG: Parental Guidance Suggested (Bimbingan orang tua) Film dengan rating PG mungkin tidak cocok untuk anak-anak. Rating PG tidak memberi batasan umur, tetapi t...