author photo


Ketika dihadapkan pada sebuah pilihan, maka butuh berfikir dua kali untuk menentukannya. Tapi agaknya hal ini tidak berlaku bagi Pro Gamer Alex "Xpecial" Chu. Saat ditanya apakah memilih karir gamenya atau yang lain, tanpa pikir panjang langsung menjawab game.

Dikutip dari Business Insider Chu mengatakan

"Ada Teori yang mengatakan saat kamu punya pacar, saat itulah permainanmu mulai memburuk"

"Ini tidak sepenuhnya berlaku untuk semua player, namun kita sudah banyak melihat player yang memburuk dari waktu ke waktu"




Mungkin teori dari Chu ada benarnya. Seperti yang kita tahu sudah berabad tahun lamanya, seorang petinju profesional dijauhkan dari aktifitas seksual saat masa pelatihan. Tapi apakah ini juga berlaku bagi gamer? Berdasarkan pemikiran Chu banyak pro gamer yang memformulasikan "pacar buruk untuk performa gaming" berdasarkan pengalaman dari mantan pemain Counter Logic. Flashback ke 2011, pemain pro ini berada di posisi atas sebuah game, tapi setelah dia berpacaran dengan gadis yang ditemuinya dalam game, ambisinya turun drastis begitupun performanya.

Semuanya memang sebuah pilihan. Dedikasi memang penting buktinya semuanya memang membuahkan hasil saat Chu dan patnernya Team Liquid berhasil memenangkan Juara dunia dan mendapatkan "1$ Million".

Chu menambahkan dalam wawancaranya,

"Ini memang pilihan sulit namun aku akan mengatakan pada pacar bahwa "saya cinta kamu, tapi aku tidak bisa mencintaimu melebihi kecintaanku pada Legue of Legends. Aku menikahi Legue of Legends sejujurnya. Aku tidak bisa melakukan keduanya antara pacar dan game. Cewek harus menunggu sampai nanti, suatu saat."

Ini hanya salah satu teori dari seorang pro gamer bahwa gamer tidak butuh pacar. Namun pada kenyataannya tidak sedikit Pro Gamer yang memiliki pacar dan tidak mempengaruhi performa mereka dalam memainkan game, lalu baimana merurut teman-teman?
Next article Next Post
Previous article Previous Post