author photo

Smartphone Android yang sudah bisa melakukan apa saja yang diperintahkan oleh pemiliknya. Mulai dari Browsing di internet, fotografi, mengecek email, mendengarkan musik, bermain game, hingga mengontrol suhu ruangan secara jarak jauh. Dan siapa sangka, dengan kemampuan Android yang begitu banyak juga dapat menyebabkan Smartphone kita menjadi lemot.

Misalnya jika membuka sebuah aplikasi atau perpindahan antar layar sangat lambat,. Hal tersebut tentu dapat mengganggu dan banyak dikeluhkan oleh pengguna Smartphone. Lalu apa yang sebaiknya kita lakukan ?, apa kita harus mengganti perangkat Android ?

Tentu saja jawabannya adalah iya kita harus upgrade perangkat kita, tapi sebelum melakukan itu ada segudang cara yang bisa kalian lakukan untuk membuat Smartphone Android Anda kembali normal. Main Game Android Lemot? Ini Tips Mengatasinya! Berikut adalah beberapa tips yang sudah saya ringkas untuk mengatasi Android kalian yang mulai lemot.

Bersihkan Ruang Penyimpanan Internal
Jika kalian tidak pernah membersihkan ponsel, hal tersebut dapat menyebabkan ruang penyimpanan internal yang menjadi semakin sempit dikarenakan begitu banyaknya data yang menumpuk di dalamnya.

Sebagai contoh, kamu mengunduh sebuah file, baik music, film maupun yang lainnya, file tersebut akan secara otomatis disimpat pada folder Download yang berada pada ruang penyimpanan internal.

Kamu juga dapat memindahkan files tersebut ke ruang penyimpanan eksternal (memory card/microSD card) agar ruang penyimpanan internal menjadi lebih lega, dan supaya kinerja ponsel tidak menjadi lebih lambat. Usahakan juga untuk menghapus file residu dari aplikasi yang sudah kamu hapus sebelumnya.

Catatan : Jika disaat Anda masuk ke dalam memori internal dan menemukan beberapa folder atau file yang tidak Anda ketahui apa kegunaannya, lebih baik jangan menghapus file tersebut.

Hapus Aplikasi Yang Tak Terpakai
Android tentu saja sangat bermanfaat dan sangat membantu untuk memenuhi segala hal kebutuhan si penggunanya. Dikarenakan sifatnya yang multitasking, pengguna sering kali mengunduh banyak aplikasi di perangkat Android mereka, padahal kemungkinan aplikasi tersebut tidak terlalu sering dipakai ataupun hanya sesekali dipakai.

Bahkan kemungkinan aplikasi tersebut adalah aplikasi yang sama dengan aplikasi yang kita pasang sebelumnya. Yang menjadi dampak dari hal tersebut adalah ruang penyimpanan di Android yang menjadi tersita oleh aplikasi yang sebenarnya tidak berguna.

Dengan banyaknya data aplikasi yang tersimpan di app drawer akan membuat kinerja ponsel menjadi lambat karena aplikasi tersebut mengambil banyak ruang memori. Cara terbaik untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan menghapus atau meng-uninstall aplikasi yang tak terpakai.

Atau kalian bisa mengunduh kembali melalui Google Play jika dirasa membutuhkan aplikasi tersebut kembali.

Bersihkan Data Cache
Sebenarnya data cache adalah hal yang baik karena dapat menyimpan berbagai data dari aplikasi ke ruang penyimpanan internal. Dengan data cache yang sudah tersimpan, Anda tak perlu membutuhkan waktu yang lama ketika membuka sebuah aplikasi.

Sayangnya jika kapasitas data cache sudah terlalu banyak tersimpan pada ruang penyimpanan internal, hal tersebut akan membuat kinerja Android menjadi lamban. Karenanya, kalian harus sering-sering membersihkan data cache pada ponsel Anda.

Jika ponsel Anda tidak memiliki fitur/aplikasi untuk membersihkan cache, kalian bisa masuk ke menu Setting pada Android, lalu pilih Application, kemudian pilih Application Manager dan pilih aplikasi yang ingin Anda bersihkan.

Sebagai contoh jika kalian ingin membersihkan cache pada aplikasi WhatsApp, pada Application Manager pilih aplikasi WhatsApp, kemudian klik clear cache untuk menghapus data yang tak terpakai.

Factory Reset
Jika langkah-langkah diatas masih tidak berhasil untuk mengembalikan perangkat Android kamu menjadi normal, ada satu langkah terakhir yang bisa dilakukan. Anda dapat melakukan factory reset.

Sebelum Anda melakukan factory reset, perlu diingat bahwa saat kamu memutuskan untuk melakukan factory reset, seluruh data yang ada di Android Anda akan hilang.

Ponsel pun akan kembali pada pengaturan awal, seperti saat Anda baru membelinya. Tak ada data apapun di dalamnya, termasuk akun-akun Google yang Anda daftarkan. Tetapi, pembaruan firmware tidak terpengaruh dengan factory reset.

Oleh sebab itu, sebelum memutuskan untuk melakukan factory reset, jangan lupa untuk mem-back up seluruh data penting di dalam smartphone terlebih dahulu.

Cara melakukan factory reset pun cukup mudah. Anda hanya perlu membuka setting ponsel. Kemudian pilih menu Backup & Reset dan temukan menu Factory Data Reset.
Next article Next Post
Previous article Previous Post